Hubungan Manusia dengan Kebudayaan

Manusia sendiri memiliki sifat sosial yang tinggi, karena manusia selalu membutuhkan manusia lainnya untuk kelangsungan hidup, sifat manusia yang beragam diciptakan untuk saling melengkapi, hanya saja semakin banyak manusia tercipta, semakin banyak pula tercipta sifat dan kebudayaan yang berbeda. DIpandang dari sudut antropologi,manusia apat di tinjau dari dua segi, yaitu:

  1. Manusia sebagai makhluk biologi
  2. Manusia sebagai akhluk sosio-budaya

Sebagai makhluk biologi,manusia dipelajari dalam ilmu biologi atau anatomi; dan sebagai makhluk sosio-budaya manusia dipelajari dalam antropologi budaya. Antropologi budaya menyelidiki seluruh cara hidup manusia,bagaimana manusia dengan akal budinya dan struktur fisiknya dapat mengubah lingkungan dengan berdasarkan pengalamannya. juga memahami,menuliskan kebudayaan yang terdapat dalam masyarakat manusia.

Akhirnya terdapat suatu konsepsi tentang kebudayaan manusia yang menganalisis masalah-masalah hidup sosio-kebudayaan manusia yang menganalisis masalah-masalah hidup sosio-kebudayaan manusia. Konsepsi tersebut ternyata memberi gambaran kepada kita bahwasanya hanya manusialah yang mampu berkebudayaan. Sedangkan pada hewan tidak memliki kemampuan tersebut, Mengapa hanya manusia saja yang dapat memiliki kebudayaan? Hal itu dikarenakan manusia dapat belajar dan dapat memahami bahasa,yang seluruhnya itu bersumber pada akal manusia. Kesimpulannya,bahwa hanya manusialah yang dapat menghasilkan kebudayaan ,dan sebaliknya tidak ada kebudayaan tanpa manusia.

Contoh sederhananya adalah bagi sebagian besar masyarakat Indonesia mengkonsumsi nasi sebagai asupan karbohidrat setiap hari adalah wajib hukumnya, jika tidak makan nasi walaupun sudah makan makanan sebanyak apapun rasanya seperti ada yang kurang, hal yang biasa dilakukan ini menjadikan makan nasi sebagai asupan karbohidrat adalah kebudayaan di Indonesia

Contoh lainnya teknologi baru membeli handphone baru lalu beberapa bulan kemudian mereka membeli handphone keluaran terbaru hanya karena gengsi dan tidak mau ketinggalan zaman denagn teman”nya yang berkembang sangat pesat ini di sebabkan selalu ada keterkaitan dengan kehidupan sosial yang sangat tinggi

Dari contoh diatas kita bisa mengetahui bahwa sebuah kebudayaan memiliki dampak dari positif dan negatif terhadap si manusia itersebut namun kita tidak bisa memungkiri bahwa manusia dan kebudayaan adalah sesuatu yang terikat satu sama lain.

Sumber :

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s